
Kabupaten Cirebon — Ketua LSM Peduli Pendidikan dan Kesehatan Kabupaten Cirebon, Herman, mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon, khususnya Bupati Cirebon, untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Menurutnya, berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan perlu segera mendapat perhatian serius.
Herman mengatakan, pihaknya menilai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon sudah tidak layak lagi menjabat apabila berbagai persoalan yang menjadi sorotan publik tidak segera diselesaikan. Persoalan tersebut, menurutnya, meliputi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pengadaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta peran dan fungsi koordinator wilayah (Korwil) yang dinilai belum berjalan secara optimal.
“Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Bupati Cirebon untuk segera mengevaluasi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Dunia pendidikan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata Herman, Ketua LSM Peduli Pendidikan dan Kesehatan Kabupaten Cirebon.
Herman juga menyampaikan bahwa pihaknya menduga terdapat berbagai persoalan dalam tata kelola Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, di antaranya terkait rotasi kepala sekolah, pengelolaan Korwil, dan penggunaan Dana BOS. Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum serta instansi yang berwenang melakukan pemeriksaan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
“Kami tidak ingin persoalan ini terus berlarut-larut. Jika memang tidak ditemukan pelanggaran, tentu harus dijelaskan kepada publik. Namun jika ditemukan adanya penyimpangan, kami berharap diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Herman.
Herman berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki tata kelola sektor pendidikan demi meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat.(Medi)
